Bicara apa saja… Dari Pendidikan, Keluarga, Budaya, Hingga nge-Blog

Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam

Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam. Salah satu aspek pendidikan yang senantiasa menjadi sorotan pendidikan adalah bagaimana membangun kecerdasan anak, khususnya dalam hal tiga ranah kecerdasan, yaitu intellectual, emotional, dan spiritual  intelligent. Dalam perspektif pendidikan Islam, hal tersebut, merupakan bagian tak terpisahkan dari setiap upaya pendidikan, baik dalam kaitannya dengan pendidikan formal, informal dan non formal.

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pemahaman yang komprehensif dan utuh tentang pendidikan Islam, dan semua aspek yang terkandung di dalamnya, sehingga dapat dipahami berbagai upaya pendidikan Islam dalam mencerdaskan kehidupan anak.

Untuk mengetahui dan memahami pengertian pendidikan Islam sudah barang tentu harus digali dari ajaran Islam itu sendiri, dengan pengertian bahwa segala sistem dan bentuk penerapan pendidikan Islam  harus senantiasa mempunyai relevansi dengan nilai-nilai  dan inspirasi Islam. Mustahil mengenal dan memahami konsepsi pendidikan Islam  tanpa mengerti dan memahami terlebih dahulu  tentang Islam. Sebab dari sanalah sumber dan  semangat serta jiwa pendidikan Islam  yang dapat memberikan corak dan sistem sekaligus  sebagai falsafah yang mendasarinya. Dengan demikian, maka ajaran Islam  merupakan tempat berpijak  segala yang bersngkut paut  dengan pendidikan Islam, baik pendidikan Islam itu dilihat dari segi ideologi maupun dilihat dari segi metodologinya.

Pendidikan Islam adalah pendidikan yang bersifat normatif, artinya segala bentuk dan sistem serta ide  dalam pendidikan harus  didasarkan pada norma-norma ajaran Islam.[1]

Menurut Syahminan Zaini, Pendidikan Islam  sebagai pendidikan yang bersifat normatif, bahwa  pendidikan Islam harus digali dari ajaran agama Islam itu sendiri. Kalau tidak demikian, maka tidaklah dapat dikatakan sebagai pendidikan Islam.[2]

Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, maka pendidikan merupakan suatu proses  yang diarahkan untuk membina  dan mengembangkan manusia dengan segala potensi yang dimilikinya, terutama fitrah keagamaan  yang dibawa oleh setiap orang sejak lahir.

Untuk lebih jelas tentang pengertian pendidikan Islam , penulis akan mengemukakan beberapa definisi sebagai berikut:

Menurut Syahminan Zaini:

Pendidikan Islam adalah usaha mengembangkan fitrah manusia dengan ajaran agama Islam agar terwujud (tercapai) kehidupan manusia yang makmur dan bahagia.[3]

Menurut Mohd. Fadil al-Djamily, dalam HM.Arifin,  bahwa pendidikan Islam adalah

Proses yang mengarahkan manusia kepada kehidupan  yang baik dan yang mengangkat derajat kemanusiaannya, sesuai dengan kemampuan  dasar (fitrah) dan kemampuan ajarnya (pengaruh dari luar).[4]

Banyak definisi Pendidikan Islam yang juga dikemukakan oleh beberapa orang ahli misalnya Ahmad D. Marimba mengemukakan bahwa; pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani siterdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.[5] Sedangkan H.M. Arifin, mengemukakan :

Hakekat pendidikan Islam adalah usaha orang dewasa muslim yang bertaqwa  secara sadar mengarahkan dan membimbing pertumbuhan serta perkembangan fitrah (kemampuan dasar) anak didik melalui ajaran Islam kearah titik maksimal pertumbuhan dan perkembangannya.[6]

Dari definisi yang dikemukakan di atas, dapat dipahami bahwa pendidikan Islam merupakan usaha mendidik atau mengembangkan  potensi-potensi yang ada pada manusia, baik itu potensi jasmaniah, ruhaniah maupun potensi imaniyah dengan tetap berlandaskan diri pada konsep ajaran Islam dalam rangka  mewujudkan kehidupan  yang lebih baik yaitu kehidupan yang makmur dan bahagia baik  di dunia maupun di akhirat kelak, Karena itu seluruh umat Islam  haruslah memikirkan dan melaksanakan  pendidikan Islam ini.

Dalam bahagian lain Oemar Mohamad al-Thoumy al-Saibani mengemukakan pengertian pendidikan Islam sebagai berikut, yaitu:

Pendidikan Islam adalah perubahan yang diingini yang diusahakan oleh proses pendidikan  atau usaha pendidikan untuk mencapainya, baik pada tingkah laku individu dan pada kehidupan pribadinya, atau pada kehidupan masyarakat dan pada alam sekitarnya tentang individu itu hidup atau pada proses pendidikan sendiri atau proses pengajaran sebagai suatu aktifitas asasi  dan sebagai proporsi di antara  profesi-profesi asasi dalam masyarakat.[7]

Jadi jelas bahwa  proses pendidikan merupakan suatu rangkaian  usaha membimbing ,mengarahkan  potensi hidup manusia yang berupa  kemampuan-kemampuan dasar dan kemampuan belajar, sehingga terjadilah perubahan  di dalam kehidupan pribadinya sebagai makhluk individual  dan sosial serta  dalam hubunganya dengan  alam sekitarnya di mana manusia itu hidup. Proses tersebut senantiasa  berada di dalam nilai-nilai Islami, yaitu nilai-nilai yang  melahirkan norma-norma syari’at dan akhlak al-karimah.

Dari definisi tersebut di atas, dapat dipahami bahwa kata membimbing , memimpin mengarahkan  dan mengasuh serta mengajar atau melatih mengandung arti usaha  mempengaruhi jiwa anak didik melalui proses setingkat demi setingkat menuju tujuan yang ditetapkan  yaitu menanamkan ketaqwaan dan akhlak  serta menegakkan kebenaran  sehinga terbentuklah manusia  yang berkperibadian dan berbudi pekerti yang luhur sesuai ajaran Islam sekaligus mengamalkan  ajaran Islam secara benar dan konsukuen.

Dalam batasan pengertian pendidikan Islam, terkandung pengertian yang tersirat yaitu, pendidikan Islam mempunyai tujuan yang jelas dan tegas, pelaksana pendidikan, anak didik, dan alat pendidikan. Jadi norma yang ada dalam pendidikan Islam adalah ajaran Islam itu sendiri, karena agama Islam memberikan sasaran yang berguna bagi pendidikan.

Dari definisi-definisi  yang penulis  kemukakan  di atas, dapat dipahami  bahwa pendidikan Islam  adalah usaha mengembangkan fitrah manusia , mengarahkanya, mengangkat derajat kemanusiaannya sehingga terjadilah perubahan  jasmani maupun rohani dalam rangka terwujudnya kepribadian yang utama yang tetap berlandaskan diri  pada nilai-nilai dasar ajaran Islam menuju kehidupan yang lebih baik, yaitu  kehidupan yang bahagia di  dunia  maupun di akhirat kelak.


[1] Syahminan, Zaini, Prinsip-prinsip Dasar Konsepsi Pendidikan Islam, (Jakarta: Kalam Mulian 1992), h. 1

[2]Ibid.

[3]Ibid., h. 12

[4] H.M.Arifin, Filsafat Pendidikan Islam, (Jakarta: PT.Bina Aksara, 1987), h. 16

[5] Ahmad D.Marimba, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, (Bandung : Al-Ma’arif, 1980), h. 19

[6] H.M. Arifin, Ilmu Pendidikan Islam, Cet. II, ( Jakarta: Bumi Aksara, 1993), h. 32.

[7]Oemar Mohammad al-Toumy al-Saibani, Falsafah al-Tarbiyah al-Islamiyah, Terjemahan oleh Hasan Langgulung, dengan judul Falsafah Pendidikan Islam, (Jakarta: Bulan Bintang, 1979), h. 399

Klik di sini:
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam
  • services sprite Kecerdasan Anak dalam Perspektif Pendidikan Islam

“Life Long Education” dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)

Konsep pendidikan seumur hidup (Life Long Education) merupakan konsep pendidikan yang mengindikasikan bahwa pendidikan tidak pernah berhenti sepanjang hidup manusia. Dalam kaitan ini, Ramayulis mengemukakan bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan di dalam lingkungan rumah tangga, sekolah dan masyarakat. Karena itu pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah
Oleh karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama, maka lembaga pendidikan yang bermunculan di masyarakat merupakan suatu hal yang sangat mutlak keberadaannya. Lembaga pendidikan Islam yang bermunculan di masyarakat seperti majelis ta’lim adalah lembaga pendidikan Islam yang diharapkan dapat mengantisipasi dan menangkal berbagai hal yang negatif yang diakibatkan oleh pengaruh IPTEK yang semakin maju.
Karena itu, tidak ada cara selain mengokohkan pendidikan yang ada sekarang serta mengembangkannya dalam berbagai bentuknya, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Kesadaran akan arti penting pendidikan akan berdampak pada kontinuitas usaha untuk selalu mendidik diri dan lingkungan. Dalam kondisi inilah, pendidikan seumur hidup menemukan bentuknya yang jelas. Kesadaran inilah yang harus selalu dibangun dan ditanamkan pada diri setiap insan sehingga pendidikan dalam kehidupan manusia tidak akan pernah terputus hingga akhir hayat.

Klik di sini:
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)
  • services sprite Life Long Education dalam Perspektif Pendidikan Islam (Bag.1)

EMIS Pendis Kemenag

EMIS Pendis Kemenag atau singkatan dari Education Management Information System Pendidikan Islam Kementerian Agama merupakan sistem informasi yang dikembangkan oleh kementerian agama untuk memudahkan input data sekolah, pondok pesantren dan pendidikan tinggi Islam. Dengan adanya sistem yang dikembangkan tersebut, sekolah atau madrasah yang berada di bawah naungan kementerian agama menjadi lebih mudah di dalam melaporkan perkembangan sekolahnya.
Selama ini, sistem yang lama cukup merepotkan khususnya untuk mengetahui perkembangan terakhir dan data terkini yang di madrasah-madrasah di seluruh indonesia. Dengan adanya sistem tersebut diharapkan akan lebih memudahkan di dalam menemukan data yang valid tentang madrasah, pondok pesantren dan pendidikan tinggi di Indonesia.

Klik di sini:
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag
  • services sprite EMIS Pendis Kemenag

Pengertian Pendidikan Islam

16062010011 300x225 Pengertian Pendidikan IslamSecara etimologis pendidikan, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab “Tarbiyah” dengan kata kerjanya “Robba” yang berarti mengasuh, mendidik, memelihara.(Zakiyah Darajat, 1996: 25). Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. (Hasbullah,2001: 4)
Ngalim Purwanto mengemukakan, pendidikan adalah segala usaha orang dewasa dalam pergaulan dengan anak-anak untuk memimpin perkembangan jasmani dan rohaninya ke arah kedewasaan. (Ngalim Purwanto, 1995:11). HM. Arifin menyatakan, pendidikan secara teoritis mengandung pengertian “memberi makan” kepada jiwa anak didik sehingga mendapatkan kepuasan rohaniah, juga sering diartikan dengan menumbuhkan kemampuan dasar manusia.(HM.Arifin, 2003: 22)
Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Bab 1 pasal 1 ayat 1, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. (UU Sisdiknas No. 20, 2003)
Pendidikan memang sangat berguna bagi setiap individu. Jadi, pendidikan merupakan suatu proses belajar mengajar yang membiasakan warga masyarakat sedini mungkin menggali, memahami, dan mengamalkan semua nilai yang disepa kati sebagai nilai terpuji dan dikehendaki, serta berguna bagi kehidupan dan perkembangan pribadi, masyarakat, bangsa dan negara.
Pendidikan Islam menurut Zakiah Drajat merupakan pendidikan yang lebih banyak ditujukan kepada perbaikan sikap mental yang akan terwujud dalam amal perbuatan, baik bagi keperluan diri sendiri maupun orang lain yang bersifat teoritis dan praktis. (Zakiah Drajat,1996: 25) Dengan demikian, pendidikan Islam berarti proses bimbingan dari pendidik terhadap perkembangan jasmani, rohani, dan akal peserta didik ke arah terbentuknya pribadi muslim yang baik (Insan Kamil).

pixel Pengertian Pendidikan Islam
Klik di sini:
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam
  • services sprite Pengertian Pendidikan Islam

Munir Yusuf

Arsip

Follow Munir_Yusuf on Twitter
zwani.com myspace graphic comments
Mau Duit Receh??? gabung di sini aja!!!
Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com

make money with your web site

Google Friend