Bicara apa saja… Dari Pendidikan, Keluarga, Budaya, hingga nge-blog

Monthly Archives: January, 2010

Manusia “Moderen”kah anda?

Manusia Modern Manusia Moderenkah anda?Berpikir untuk kebahagiaan diri adalah baik, tetapi pernahkah kita menyadari bahwa ternyata sebahagian besar pikiran kita hanya tercurah pada diri kita sendiri. Suatu kenyataan yang secara jujur mungkin harus diakui, bahwa sejak kita bangun di pagi hari, yang terbayang bagi kita adalah aktivitas dan sukses kita hari itu, untuk selanjutnya sampai pada esok harinya pun demikian. Kira-kira demikian itulah gambaran manusia modern sekarang. Lalu apakah itu membawa kebahagiaan?
Fenomena manusia modern menurut Victor Frankl, salah seorang tokoh psikologi eksistensial terkemuka, mengatakan bahwa manusia modern mengalami masalah frustrasi eksistensial (Frustrasi dalam pemenuhan keinginan kepada makna) dan kehampaan eksistensial (merasa kehidupan tidak memiliki makna) yang semakin meluas. Menurutnya, individu masyarakat modern dilanda keraguan atas makna kehidupan yang mereka jalani. Hilangnya tradisi dan nilai-nilai sebagai salah satu sumber utama kemunculan frustrasi eksistensial dan kehampaan eksistensial. Akibat dari hal itu, individu melakukan kompensasi-kompensasi melalui berbagai aktivitas seperti membenamkan diri dalam pekerjaan, berjudi, alkoholisme, obat bius, dan seks.
Inikah sosok manusia modern? Inginkah kita berada dalam kubangan sosok manusia modern seperti itu?
Pilihan itu ada pada diri kita sendiri.

Minum Susu Biar Sehat

segelas susu1 Minum Susu Biar SehatUngkapan lama mengatakan Empat Sehat Lima Sempurna. Kalau mau sehat makanlah makanan bergizi, dan minum susu setiap hari.Minum susu selain mencegah terjadinya Osteoporosis, juga mengandung banyak protein dan minerl yang dibutuhkan tubuh.
Hanya saja tidak semua orang senang minum susu. Dalam banyak kasus, seseorang merasa tidak nyaman setelah minum susu. Misalnya rasa mual atau merasa eneg. Dalam istilah ilmu gizi disebut intoleransi laktosa. Hal tersebut sebenarnya wajar, tetapi jangan sampai membuat anda berhenti minum susu. Untuk memenuhi kebutuhan gizi melalui susu, dapat anda coba dengan meminum susu kedelai. Susu kedelai adalah susu yang tidak menyebabkan intoleransi laktossa. Lagi pula kandungan gizinya tidak jauh berbeda dengan susu sapi atau kambing, bahkan punya kelebihan lain yaitu tidak mengandung kolesterol sama sekali.
Nah sudahkah anda minum susu hari ini? Ayo …..

Kasus Century Lengserkan Boediono?

bank century Kasus Century Lengserkan Boediono?Fenomena akhir-akhir ini sungguh banyak yang menarik dan membuat saya jadi banyak belajar tentang berbagai hal, termasuk di antaranya ekonomi. Jadi, gak salah kan kalau ikut-ikutan bicara soal ekonomi dan Bank Centurysmiley11 Kasus Century Lengserkan Boediono?. Hal menarik yang saya maksud di antaranya adalah soal bagaimana kebijakan dana bail out bisa dikucurkan. Alasan yang sering didengar bahwa situasi Bank Century dapat berdampak sistemik (oleh indobarometer disebutnya “menular”) terhadap situasi perekonomian di Indonesia. Mungkin yang dapat dipahami adalah jika berdampak sistemik berarti akan menimbulkan kekacauan di bidang ekonomi (kira-kira begitu). Masalahnya kemudian, melalui berbagai media yang dibaca dan didengarkan ternyata para ahli berbeda pendapat tentang hal tersebut. Sebahagian ahli (diantaranya ada ahli ekonomi, mantan gubernur BI dan banyak lagi yang lainnya) mengatakan situasi Bank Century tidak berdampak sistemik, sebahagian lagi mengatankan berdampak sistemik (termasuk Menkeu Sri Muliani, dan Mantan Gubernur BI Boediono yang sekarang menjadi Wapres RI). Nah lho? apa teorinya beda atau memang tidak ada aturan yang jelas tentang Bank berdampak sistemik atau tidak sistemik. Mantan Wapres Jusuf Kalla sendiri mengatakan bahwa Bank Century bermasalah karena “dirampok” pemiliknya sendiri.
Implikasinya ternyata kemudian berdampak dan melibatkan para pengambil keputusan Sistemik atau tidak sistemik nya Bank Century itu tadi, yaitu Menkeu dan Ketua KSSK Sri Muliani, dan Boediono sebagai Gubernur BI pada saat itu, yang sekarang menjadi Wapres RI. Dalam perkembangannya kasus Bank Century akhirnya dibawah ke sidang DPR melalui Pansus Hak Angket Bank Century.
Melihat hal tersebut, menimbulkan beberapa pertanyaan. Jika kemudian kebijakan Bail Out Bank Century dinyatakan keliru, maka siapa yang bertanggung jawab? Sri Muliani atau Bodiono? atau siapa? dan jika benar-benar hal itu merupakan kebijakan yang keliru, apakah dana Bail Out itu harus ditarik kembali? (yang terakhir ini tentu pertanyaan yang bodoh, tapi setidaknya mewakili pertanyaan sebahagian besar rakyat bodoh seperti saya), apalagi dananya sampai 6,7 Triliun.
Salah satu situs Polling -Indobarometer- menyebutkan Kasus dana penyelamatan Bank Century merupakan isu yang sangat menyita perhatian publik. Hal ini terbukti dari tingkat pengetahuan publik yang sangat tertinggi terhadap kasus ini (77%). Angka ini diatas pengetahuan masyarakat tentang Program 100 Hari Pemerintahan SBY-Boediono ( 49%), dan penahanan Bibit Waluyo-Chandra Hamzah (69%). Ia hanya kalah populer terhadap kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen (79%).
Poling di Indobarimeter juga menyebutkan, ketika ditanya lebih lanjut apakah Menkeu Sri Mulyani telah bertindak benar atau salah dalam kasus ini, 43% menyatakan Sri Mulyani salah dan 33% menyatakan benar. Untuk Gubernur BI Boediono, 46% menyatakan Boediono salah dan 30% menyatakan benar. Namun sebaliknya untuk Presiden SBY, 53% menyatakan SBY benar dan 25% menyatakan salah.
Hasil Polling di atas juga menunjukkan bahwa kasus Bank Century cenderung berakibat lebih buruk terhadap Sri Mulyani dan Boediono ketimbang SBY. Hal ini juga terlihat dari tingkat kepuasan publik dan pilihan presiden dan wapres jika pemilu dilaksanakan pada hari ini. Publik yang puas pada kerja SBY masih dominan (75%) dibandingkan dengan yang tidak puas (23%). Bandingkan dengan yang puas pada Boediono (40%), sementara yang tidak puas (44%). Yang memilih (kembali SBY) sebagai presiden 55%, sementara yang memilih Boediono (kembali) sebagai wapres hanya 18%.
Walau demikian bukan berarti SBY bebas sama sekali dari dampak kasus Bank Century. Mayoritas publik berpendapat kasus Bank Century dapat merusak citra SBY (48% ), dibandingkan dengan yang tidak (18%). Hal ini juga tampak dari cukup besarnya masyarakat yang menilai kasus Bank Century dapat jadi alasan memakzulkan Presiden SBY (22%), meski mayoritas menilai sebaliknya (37%). Yang jelas, kasus Bank Century ini telah menjadi “lampu merah” bagi Boediono karena yang berpendapat kasus Bank Century dapat jadi alasan memakzulkan Wapres Boediono mencapai 33% . Angka ini lebih lebih tinggi daripada daripada yang berpendapat sebaliknya (26%).
Lalu bagaimana harapan masyarakat terhadap kinerja Pansus Bank Century di DPR? Polling menunjukkan bahwa publik “harap-harap cemas” menunggu penyelesaian kasus Bank Century oleh Pansus Bank Century di DPR. Tantangan untuk Pansus cukup besar karena hanya 52% persen dari publik yang yakin Pansus dapat mengungkap kasus Bank Century dibanding 37% yang tidak yakin. Adapun mengenai tugas Pansus, porsi terbesar masyarakat (37%) menghendaki fokus pada upaya mengungkap penyelewengan dana talangan untuk tujuan yang bukan semestinya. Artinya Biarlah dana 6,7 triliun itu mengalir, tetapi yang terpenting adalah dana itu mengalir kemana. Nah Lho??

Kiat Lulus Sertifikasi

Sertifikasi DosenLulus sertifikasi guru atau dosen tentu menjadi keinginan setiap guru dan dosen. Khusus untuk dosen, dibandingkan dengan guru, sedikit ada perbedaan. Jika guru belum dinyatakan lulus, maka mereka masih diberi kesempatan untuk segera mengikuti diklat yang diadakan khusus untuk itu. Tetapi bagi para dosen, jika tidak lulus, maka mereka harus dibina di perguruan tinggi masing-masing selama satu tahun. Kebijakan ini tentu membuat para dosen menjadi khawatir tidak lulus.Nah, bagaimana agar dapat langsung lulus sertifikasi dosen?
Di antara hal yang paling krusial dari rangkaian sertifikasi dosen adalah mengisi deskripsi diri. Lembar deskripsi diri sebaiknya diisi dengan baik, jujur dan tidak berlebihan. Gambarkan diri anda sebagai seorang sosok dosen yang
baik, berkarakter dan memiliki integritas. Pada lembar deskripsi tersebut, kemukakan pula bagaimana anda mengajar dengan menekankan pada proses pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan.
Terkadang banyak yang mengisi deskripsi diri mereka dengan sangat berlebihan sehingga nampak bagi para asesor sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal”. Hindari mendeskripsikan hal-hal yang “tidak masuk akal” tersebut.
Jika anda memiliki karya-karya sebaiknya dikemukakan sehingga anda sebagai seorang dosen akan dinilai sebagai dosen yang kreatif. Selain itu, aktivitas anda di masyarakat dikemukakan dengan menjelaskan berbagai kegiatan yang anda terlibat di dalamnya. Hal terpenting adalah menggambarkan bagaimana kontribusi anda terhadap kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah gambaran tentang bagaimana anda membangun hubungan dengan rekan-rekan sejawat anda. Ini penting untuk menunjukkan image positip bahwa anda adalah yang terbuka, dapat bekerjasama dan berdiskusi tentang hal-hal yang baik dengan rekan-rekan sejawat, pimpinan atau mungkin juga bawahan anda.
Jika semuanya telah anda isi dengan baik, maka jalan terakhirnya adalah berdo’a semoga deskripsi diri anda mendapatkan nilai yang baik dari para asesor dan lulus sertifikasi. Selamat berusaha.



Related Posts with Thumbnails

Related Posts with Thumbnails

Klik Untuk Langganan Artikel, Gratis !!!

Munir Yusuf

Tags

Follow Munir_Yusuf on Twitter
zwani.com myspace graphic comments
Mau Duit Receh??? gabung di sini aja!!!
Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com

make money with your web site