Category Archives: Sertifikasi guru_dosen
Pengumuman Sertifikasi Guru 2010
Bagi para guru, berbahagialah. Pengumuman sertifikasi guru 2010 yang dikeluarkan oleh kementerian agama RI telah menetapkan sebanyak 3.895 orang guru mata pelajaran sertifikasi guru PAI dan guru kelas akan mengikuti penilaian portofolio. Untuk LPTK Penyelenggara UIN Makassar, SK Dirjen Pendidikan Islam ditegaskan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Nomor : DJ.I/312/2010 Tentang: Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Bagi Guru Kelas RA/MI, Guru Al-Qur’an Hadits, Guru Aqidah Akhlak,Guru Fiqih, Guru Sejarah Kebudayaan Islam, Guru Bahasa Arab Dan Guru Pendidikan Agama Islam Pada Sekolah Serta Pengawas Melalui Penilaian Portofolio/Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru Tahun 2010.
Dengan keluarnya SK Dirjen Pendis. tersebut, maka para guru akan dinilai untuk segera menerima sertifikat pendidik dan selanjutnya jika lulus akan memperoleh sertifikat dan tunjangan sertifikasi. Untuk wilayah timur, UIN Makassar melakukan penilaian untuk guru-guru di beberapa kota seperti Makassar, Parepare, dan Palopo serta beberapa kota-kota lain di luar provinsi sullawesi selatan, seperti papua, gorontalo, sulteng, sultra, dan sulbar.
Khusus di kota Palopo, sertifikasi guru pun menjadikan palopo kota idaman para guru honorer yang telah lama mengabdi. Hal tersebut terbukti dengan adanya beberapa tenaga guru honor yang lulus sertifikasi di kota yang berjuluk Palopo kota idaman. Nah yang paling penting kemudian adalah bagaimana para guru bekerja secara profesional, melaksanakan tugas sebaik-baiknya melalui implementasi kurikulum yang menjadi tanggung jawabnya.
Nah… bagi anda yang belum melihat “pengumuman sertifikasi guru 2010″, anda dapat mendownload di palopo kota idaman, semoga apa yang anda idamkan dapat terwujud. amiin.
Memahami Kurikulum
Istilah kurikulum bukanlah istilah yang asing bagi para guru. Memahami Kurikulum dan bagaimana implementasi kurikulum adalah kewajiban guru untuk selalu mempertajam apa yang mereka ketahui tentang kurikulum. Walaupun kurikulum bukan satu-satunya penentu mutu pendidikan, namun kurikulum menjadi perangkat yang strategis untuk menyemaikan kepentingan dan membetuk konsepsi dan perilaku individu warga (Ferry T.Indratno:107). Kenyataan ini memberi pemahaman bahwa kurikulum memiliki urgensi yang sangat besar terhadap pelaksanaan pendidikan.
Bagi seorang guru, memahami kurikulum merupakan kewajiban mutlak dalam rangka pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang guru. Kebijakan pemerintah yang memberikan penghargaan tunjangan profesi bagi guru profesional menuntut para guru untuk bekerja secara profesional pula. Saya percaya bahwa guru yang memahami kurikulum dengan baik, memiliki visi yang jelas terhadap apa yang harus dilakukannya dalam kaitannya dengan tugasnya sebagai seorang guru.
Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum
Menjadi guru profesional, itulah harapan saya, anda, kita, masyarakat, pemerintah dan harapan seluruh bangsa. Jabatan dan profesi guru dewasa ini telah menuai banyak sorotan. Di tengah upaya meningkatkan kesejahteraan guru, isu profesionalisme guru kemudian menjadi isu yang mengemuka. Alhasil, tuntutan profesionalisme guru menjadi syarat bagi peningkatan kesejahteraan guru. Bagi guru yang telah memenuhi syarat guru profesional, kemudian diberikan sertifikat pendidik dan berhak atas tunjangan profesional atau tunjangan sertifikasi. Lalu bagaimana implementasinya di lapangan?
Tugas guru antara lain adalah implementasi kurikulum dalam berbagai bentuknya. Baik melalui pembelajaran di kelas, maupun kegiatan lain yang menunjang terlaksananya kurikulum. Lantas bagaimana menjadi guru profesional? sebuah pertanyaan yang sungguh sangat sulit mengukurnya. Di tengah merosotnya mutu dan kualitas pendidikan, kita dihadapkan oleh kenyataan, betapa rendahnya mutu guru di Indonesia. Alasan yang sering dikeluhkan mengapa kinerja guru sangat rendah adalah karena rendahnya “upah” bapak dan ibu guru kita. Lalu apakah dengan sertifikasi guru, semua itu dapat diatasi? sekali lagi sungguh sangat sulit dijawab. Kenyataan menunjukkan bahwa pelaksanaan sertifikasi guru sungguh jauh dari harapan. Contoh kecil -misalnya- para guru ternyata banyak yang membeli sertifikat seminar untuk melengkapi berkas portofolio sertifikasi. Masalahnya …..sudah banyak yang lulus dengan cara seperti itu. Inikah sertifikasi yang diharapkan? Saya kira …sungguh jauh dari harapan. lalu bagaimana nasib kurikulum yang diimplementasi oleh para guru dengan model sertifikasi yang demikian?
Kiat Lulus Sertifikasi
Lulus sertifikasi guru atau dosen tentu menjadi keinginan setiap guru dan dosen. Khusus untuk dosen, dibandingkan dengan guru, sedikit ada perbedaan. Jika guru belum dinyatakan lulus, maka mereka masih diberi kesempatan untuk segera mengikuti diklat yang diadakan khusus untuk itu. Tetapi bagi para dosen, jika tidak lulus, maka mereka harus dibina di perguruan tinggi masing-masing selama satu tahun. Kebijakan ini tentu membuat para dosen menjadi khawatir tidak lulus.Nah, bagaimana agar dapat langsung lulus sertifikasi dosen?
Di antara hal yang paling krusial dari rangkaian sertifikasi dosen adalah mengisi deskripsi diri. Lembar deskripsi diri sebaiknya diisi dengan baik, jujur dan tidak berlebihan. Gambarkan diri anda sebagai seorang sosok dosen yang
baik, berkarakter dan memiliki integritas. Pada lembar deskripsi tersebut, kemukakan pula bagaimana anda mengajar dengan menekankan pada proses pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan.
Terkadang banyak yang mengisi deskripsi diri mereka dengan sangat berlebihan sehingga nampak bagi para asesor sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal”. Hindari mendeskripsikan hal-hal yang “tidak masuk akal” tersebut.
Jika anda memiliki karya-karya sebaiknya dikemukakan sehingga anda sebagai seorang dosen akan dinilai sebagai dosen yang kreatif. Selain itu, aktivitas anda di masyarakat dikemukakan dengan menjelaskan berbagai kegiatan yang anda terlibat di dalamnya. Hal terpenting adalah menggambarkan bagaimana kontribusi anda terhadap kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah gambaran tentang bagaimana anda membangun hubungan dengan rekan-rekan sejawat anda. Ini penting untuk menunjukkan image positip bahwa anda adalah yang terbuka, dapat bekerjasama dan berdiskusi tentang hal-hal yang baik dengan rekan-rekan sejawat, pimpinan atau mungkin juga bawahan anda.
Jika semuanya telah anda isi dengan baik, maka jalan terakhirnya adalah berdo’a semoga deskripsi diri anda mendapatkan nilai yang baik dari para asesor dan lulus sertifikasi. Selamat berusaha.





Komentar