Istilah profesionalisme dosen, akhir-akhir ini menjadi tema pembicaraan yang hangat. Seiring dengan pelaksanaan sertifikasi dosen (serdos), profesionalisme menjadi pembicaraan yang tidak terpisahkan. Ya…sertifikasi dosen memang dimaksudkan agar setiap dosen dapat meningkatkan kemampuannya sehingga layak disebut “kaum profesional” atau dosen profesional.
Sedikit tentang istilah profesional, ada yang mengatakan bahwa profesional itu erat kaitannya dengan kemampuan seseorang terhadap satu bidang, dan dengan kemampuannya tersebut dia berhak “menentukan” nilai pekerjaannya. Orang-orang yang profesional identik dengan cara kerja dan keterampilan kerja yang sangat efektif, tepat sasaran dan menjaga kualitas. Itu berarti bahwa seseorang yang profesional berorientasi pada kinerja dan etos kerja yang kualitasnya tidak diragukan lagi. Orang-orang profesional sangat paham akan bidang pekerjaannya.
Bagaimana dengan dosen profesional? Istilah dosen profesional seolah-olah ingin menegaskan bahwa dosen profesional adalah antonim dari dosen amatir, seperti petinju profesional dan petinju amatir. Setidaknya itulah nuansa yang kita tangkap setidaknya dari perspektif bahasa. Namun boleh jadi memang demikianlah adanya. Kebanyakan di antara kita masih sebagai dosen amatir. Tradisi intelektual kita masih amatiran. Dalam suatu kegiatan ceramah pada pengajian ramadhan bagi pejabat struktural Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengenai Peluang Pengembangan UMY Menjadi Universitas Unggul di UMY, Sabtu (20/09/2008), M.Amin Rais menyatakan bahwa “Indonesia sudah merdeka 63 tahun, tradisi intelektual belum memasyarakat, dan berakar, bisa dibilang masih amatiran,”.
Dewasa ini memang kita dihadapkan pada kenyataan bahwa pendidikan kita memang masih dikelola secara amatir. So. jangan heran jika kemudian orang-orang yang terlibat di dalamnya pun bekerja secara amatiran. Dengan kata lain, sesungguhnya kita sedang berada dalam suatu sistem yang amatiran, sehingga segala sesuatunya hanya akan menjadi balance jika dikerjakan secara amatiran pula.
Lalu bagaimana dengan dosen yang telah bersertifikat pendidik profesional??? Kalau sama saja dengan sebelum memperoleh sertifikat, berarti dia adalah dosen profesional yang amatir. Nah lho????
Dosen Profesional Vs Dosen Amatir?
- By on June 16, 2010 at 1:59 am





