Bicara apa saja… Dari Pendidikan, Keluarga, Budaya, Hingga nge-Blog

Inovasi dalam Pendidikan

Seiring dengan perkembangan kehidupan manusia yang semakin kompleks, maka tindakan inovasi pendidikan menjadi begitu urgen. Tidak dapat dibayangkan bahwa pendidikan sedemikian stagnan dan lamban di dalam merespon perubahan zaman. Oleh karena itu, para pakar pendidikan senantiasa mengembangkan beragam ide dan gagasan dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

Tujuan utama inovasi adalah berusaha meningkatkan kemampuan, yakni kemampuan di dalam efisiensi dan efektifitas sumber-sumber tenaga, uang sarana dan prasarana pendidikan, termasuk struktur dan prosedur organisasi. Menuru Hasbullah , banyak hal yang menuntut dan mendesak bagi perlunya sebuah inovasi, di antaranya:

a. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

b. Pertumbuhan Penduduk;

c. Meningkatnya animo masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik;

d. Menurunnya kualitas pendidikan;

e. Kurangnya relevansi antara pendidikan dan kebutuhan masyarakat yang sedang berlangsung;

f. Belum mekarnya alat organisasi yang efektif.

kunci sukses Inovasi dalam PendidikanKenyataan tersebut di atas banyak disebabkan oleh rendahnya wawasan dan lemahnya kemampuan masyarakat untuk membangun dirinya menyesuaikan dengan trend perkembangan yang sedang berlangsung. Tentu saja trend yang dimaksud adalah trend kemajuan positip di bidang pendidikan.

Salah satu persoalan pendidikan yang selama ini sering menjadi titik perhatian adalah persoalan kurikulum dan dministrasi pendidikan. Perubahan dan pengembangan kurikulum dianggap sebagai salah satu titik krusial di dalam penanganan masalah-masalah pendidikan khususnya pendidikan formal. Tidak dapat dipungkiri, bahwa sepanjang sejarah perjalanan bangsa Indonesia, telah sekian kali pula dilakukan perubahan/penggantian kurikulum.

Klik di sini:
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan
  • services sprite Inovasi dalam Pendidikan

Kegiatan Administrasi Kurikulum

Jika merujuk pada pengertian administrasi secara sederhana sebagai kegiatan mengarahkan, maka istilah administrasi kurikulum menekankan pada upaya bagaimana mengarahkan kurikulum sehingga kurikulum dapat dilaksanakan secara tepat dalam berbagai kegiatan pendidikan.
Seperti diketahui bahwa kurikulum mengandung rencana kegiatan yang akan dilakukan selama proses belajar mengajar. Dalam hal ini, kurikulum merupakan panduan dalam pengajaran. Menurut Ahmad (1997:59), kurikulum seharusnya tidak hanya sekadar berfungsi sebagai guiding instruction, tetapi kurikulum juga merupakan anticipatory yaitu sebagai isntrumen dalam meramalkan keadaan masa datang. Dengan demikian, kurikulum memiliki peran sentral dalam mengarahkan capaian tujuan dan sasaran pendidikan. Mengutip pendapat Nana Syaodih, (1997) bahwa dalam kaitannya dengan kurikulum, maka ada tiga konsep yang terkait dengan kurikulum:
1. Kurikulum merupakan inti pokok yang menjadi substansi kegiatan di sekolah. Kurikulum berisi perencanaan kegiatan belajar serta tujuan yang akan dicapai;
2. Kurikulum dipandang sebagai suatu sistem yang meliputi sistem sekolah, sistem pendidikan dan bahkan sistem masyarakat. Dalam hal ini, tercakup tata laksana perencanaan kurikulum, pelaksanaan serta evaluasi dan penyempurnaan kurikulum;
3. Kurikulum sebagai suatu studi yang dikaji oleh para ahli di bidang kurikulum. Dalam kaitan ini, para ahli kurikulum berupaya melakukan pengembangan dan inovasi di bidang kurikulum.
Dengan demikian, kegiatan dalam administrasi kurikulum tiada lain adalah berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melaksanakan dan mengembangkan kurikulum sehingga kurikulum dapat dijadikan sebagai instrumen dalam mencapai tujuan dan sasaran pendidikan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip administrasi, kurikulum kemudian dikembangkan, sehingga dalam pelaksanaannya kurikulum dapat mencapai sasaran pendidikan yang diharapkan. Setidaknya, kegiatan administrasi kurikulum menghendaki agar rumusan kurikulum benar-benar berangkat dari kebutuhan akan sebuah instrumen yang terencana dengan baik, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik pula.

Klik di sini:
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum
  • services sprite Kegiatan Administrasi Kurikulum

Belajar Dari Barcelona “Sang Juara”

kisruh pssi2 300x185 Belajar Dari Barcelona Sang JuaraJujur saja, sejak kongres PSSI yang ricuh, saya jadi seperti sangat malas bicara soal Bola di Indonesia apalagi soal PSSI. (Apalagi kan saya bukan pengurusnya heheheh icon smile Belajar Dari Barcelona Sang Juara ) Sungguh miris, di malam pak Agum Gumelar berangkat  ke Swiss, mengurusi carut marut sepakbola indonesia, saya justru lagi begadang (bareng temen2: maksudnya temen chating heheeehehe) nungguin pertandingan Perebutan Piala Champion Eropa antara Barcelona Vs Manchester United.

Saya kira bukan hanya saya yang mengakui, seluruh dunia kayaknya juga mengakui betapa hebat dan indahnya sepak bola ala Barcelona di bawah tangan terampil Pep Guardiola. Dan aku juga mengakui betapa hebatnya para pemain-pemainnya. Sebagai bangsa dengan sepak bola nya yang sedang gali kubur, saya sungguh malu, apalagi kalau pas lagi nonton TV, yang ditayangkan adalah kongress PSSI yang gagal, yang didalamnya terlihat orang-orang (dengan “sungguh” sangat memalukan) berteriak-teriak, menunjuk-nunjuk, dan mengepalkan tinjunya. Di mata saya, mereka lebih nampak seperti  preman ketimbang sosok pengurus sepak bola yang cerdas. Jika kita biasa menonton ajang Indonesian Idol di TV, maka orang-orang yang teriak-teriak di Kongress saat itu, lebih cocok disebut sebagai ajang Indonesian Idiot. Benar-benar suasana yang bodoh dan tidak cerdas.

Barcelona 300x223 Belajar Dari Barcelona Sang JuaraAkhirnya…. saya hanya bisa ngurut-ngurut dada… kapan kita bisa seperti Spanyol, Sang juara Dunia,  dengan tim-tim hebatnya  seperti Barcelona, Real Madrid, Sevilla dan banyak lagi. Kita?????? icon sad Belajar Dari Barcelona Sang Juara   Barcelona di malam itu berpesta menikmati kemenangan, Justru Pak Agum Gumelar berangkat ke Swiss, yang salah satu misi utamanya membujuk FIFA agar Indonesia tidak kena sanksi. Kalau sudah begini… akapan kita bisa maju?????

Seperti kata pepatah : Nila setitik rusak susu sebelanga. Oeiiiiii para orang-orang yang tidak tahu malu…. Malu lah…. dengan tingkahmu yang memalukan itu…

Nb: Buat para pembaca muniryusuf.com yang budiman, saya mohon maaf kalau tulisan kali ini banyak keluhannya. Soalnya lagi Prihatin..prihatin…n prihatin dengan sepak bola tanah air. Kita harus Belajar dari Barcelona untuk jadi juara.

Klik di sini:
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara
  • services sprite Belajar Dari Barcelona Sang Juara

Hubungan Psikologi dan Pendidikan

Psikologi sebagai cabang ilmu pengetahuan adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan untuk mencapai tujuan. Tingkah laku dalam pengertian ini, adalah tingkah laku yang mempunyai tujuan. Psikologi menjelaskan berbagai aspek perkembangan individu, melakukan analisis dan menjelaskan berbagai gejala-gejala jiwa manusia. Sedangkan pendidikan mengembangkan berbagai potensi, yang secara luas melibatkan aspek fisik dan psikis pada manusia. Ini menunjukkan bahwa psikologi dan pendidikan merupakan satu hubungan yang sangat penting dalam konteks pertumbuhan dan perkembangan manusia. Hubungan antara psikologi dan pendidikan kemudian melahirkan cabang ilmu baru yang dikenal dengan psikologi pendidikan.
Oleh karena itu, psikologi pendidikan kemudian memfokuskan diri dalam mengamati berbagai tingkah laku yang terkait dengan mendidik, belajar dan mengajar. George J Mouly, mengemukakan:
To the extent that psychology is the science most directly concerned with the study of behavior, it must necessarily supply the major part of the scientific of foundation of educational practice. In fact, psychology can contribute to every aspect of educational practice through the clarification of the nature learner, of the larning process, and of the role of the teacher.

Pendapat Mouly di atas menjelaskan bahwa psikologi sangat membantu di dalam memahami struktur dan berbagai aspek psikologi dari para peserta didik sehingga proses pendidikan dapat dilaksanakan secara efektif. Pandangan ini menegaskan arti penting psikologi dalam dunia pendidikan.
Dewasa ini, psikologi pendidikan merupakan disiplin ilmu yang vital dalam praktek pendidikan, mulai dari interaksi guru dan murid, pemilihan bahan dan metode mengajar yang tepat, memacu perkembangan fisik dan mental anak untuk mencapai tujuan pembelajaran dan lain-lain.
Kaitannya dengan pembelajaran, maka psikologi pendidikan sangat membantu kelancaran proses pembelajaran, di antaranya:

  1. Membantu guru dalam membuat disain instruksional
  2. Disain instruksional adalah suatu rancangan untuk melaksanakan proses belajar mengajar, yang berisi rancangan untuk menentukan isi materi, tujuan yang hendak dicapai, bagaimana proses, serta evaluasi yang tepat.
  3. Membantu guru di dalam “memahami” anak didik
pixel Hubungan Psikologi dan Pendidikan
Klik di sini:
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan
  • services sprite Hubungan Psikologi dan Pendidikan

Munir Yusuf

Arsip

Follow Munir_Yusuf on Twitter
zwani.com myspace graphic comments
Mau Duit Receh??? gabung di sini aja!!!
Blog Advertising - Advertise on blogs with SponsoredReviews.com

make money with your web site

Google Friend